
Kapolsek Limapuluh Kompol Suherwanto melalui Kanit Reskrim Iptu M Simanungkalit saat dikonfirmasi di ruangannya, Kamis (9/1) siang mengatakan bahwa hasil dari penyelidikan korban murni meninggal dunia karena kecelakaan.
Karena hasil dari visum tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemui disekujur tubuh korban.
“Untuk korban perempuan ibu Tan Shou Kun murni terjatuh di dapur, sedangkan anaknya Peri meninggal karena kelaparan,” ucap M Simanungkalit.
Dikatakan lebih lanjut oleh Kanit, jenazah korban yang berada di Rumah Sakit Umum Arifin Achmad pada Kamis (9/1) telah dijemput pihak keluarga.
Sementara itu pihak keluarga juga telah datang ke Mapolsek Limapuluh untuk membuat laporan menerima korban meninggal dunia karena tidak adanya tindak kriminal.
“Keluarga korban juga sudah datang dari Sumatra Utara menjemput jenazah. Dan mereka menerima bahwa korban meninggal dunia karena kecelakaan,” terang Kanit Reskrim.
Namun demikian, upaya penyelidikan juga terus dilakukan oleh pihak Kepolisian Polsek Limapuluh, meski korban telah dinyatakan meninggal dunia karena kecelakaan.
Beberapa saksi telah diperiksa oleh unit Reskrim Polsek Limapuluh, Ketua RT serta dua orang saksi yang menemukan korban hingga tetangga sebelah rumahya memberikan keterangan bahwa korban sama sekali tidak memiliki musuh di lingkungan rumahnya. (ak27)













0 komentar :
Posting Komentar
Terima kasih atas partisipasi anda. Semoga hari ini menyenangkan.