
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto menjelaskan, diduga pelaku perampokan itu lebih dari dua orang.
Menurutnya, pelaku mengambil uang Rp 70 juta lebih di atas meja yang siap disetor ke Kantor Pos Pusat. Tak hanya itu, Rp 50 juta di meja lainnya juga digarap perampok. Total kerugian lebih dari Rp 120 juta.
Saat itu Kantor Pos tersebut sudah hendak tutup. Namun, tiba-tiba datang perampok. "Pelaku masuk mengenakan helm dan kain penutup wajah," kata Rikwanto, Jumat (17/1).
Tak hanya itu, Rikwanto menjelaskan pelaku juga mengacungkan senjata api saat beraksi. "Dengan keadaan siap menembak," katanya.
Dua karyawan Oken Riyani (51) dan Sudari (31) disekap di dalam toilet. Mereka diancam dengan senjata api. Lima menit setelah kejadian, Oken dan Sudari berhasil kabur dari toilet. Mereka mendobrak pintu toilet. Setelah kabur, keduanya langsung melapor ke Kepolisian Sektor Pulogadung, Jaktim. (ak27)
0 komentar :
Posting Komentar
Terima kasih atas partisipasi anda. Semoga hari ini menyenangkan.