KUALA LUMPUR [ArtikelKeren] NEWS - Empat negeri di Negara Malaysia terendam banjir parah. Sebanyak 33.765 warga diungsikan akibat tingginya air menggenangi Negeri Pahang, Johor, Terengganu dan Kelantan. Dua warga dinyatakan meninggal.
Di Negeri Pahang, beberapa jalan utama memasuki Kota Kuantan terputus akibat tingginya air yang naik Rabu (4/12) pukul 22.00 WIB. Seperti dilansir Utusan Malaysia, beberapa lokasi banjir di Pahang, di antaranya perumahan di Kampung Tanah Putih, Permatang Badak dan seluruh kawasan Sungai Isap.
Kemudian sebanyak 5.000 warga di lima kampung di kawasan Dewan Undangan Negeri (DUN) Inderapura yaitu Kampung Kurnia, Belukar, Razali, Perumahan Murah Batu 3 dan Taman Guru harus diungsikan karena rumah mereka juga terendam. Ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa.
Berdasarkan laporan Kantor Polisi Kontinjen (IPK) Pahang, sebanyak 98 titik lokasi pengungsian warga. Sedangkan dari catatan warga yang mengungsi, Kuantan terdapat 12.007 warga atau 2.959 KK.
‘’Di daerah Rompin, sebanyak 3,982 warga diungsikan ke 13 titik pengungsian,’’ kata sumber dari IPK setempat.
Lanjutnya, di Kampung Pekan, sebanyak 2,750 warga dan dipindahkan ke sembilan titik pengungsian. Di Johor, pemukimannya yang terendam banjir sebanyak 8.402 warga atau 2.281 KK.
Di Johor sendiri, sebanyak 57 titik pengungsian disiapkan Kerajaan Malaysia. Di antaranya Kampung Mersing 21 titik, Segamat 18 titik, Kluang 11 titik, Kota Tinggi dan Batu Pahat 3 titik dan Muar 1 titik pengungsian.
Sedangkan di Terengganu, memasuki hari ketiga banjir sebanyak 5.115 warga diungsikan. Ribuan warga ini ditempatkan di 64 titik pusat pengungsian.
Akibat banjir tersebut, aliran listrik di ribuan rumah penduduk terputus. Begitu juga aliran air PDAM ke rumah warga.
Sehingga ribuan warga kekurangan air bersih dan juga penerangan di tempat pengungsian. Selain itu jalan penghubung Kuantan-Kuala Lumpur turut terputus sehingga terjadi kemacetan panjang. (ak27/rp)
Di Negeri Pahang, beberapa jalan utama memasuki Kota Kuantan terputus akibat tingginya air yang naik Rabu (4/12) pukul 22.00 WIB. Seperti dilansir Utusan Malaysia, beberapa lokasi banjir di Pahang, di antaranya perumahan di Kampung Tanah Putih, Permatang Badak dan seluruh kawasan Sungai Isap.
Kemudian sebanyak 5.000 warga di lima kampung di kawasan Dewan Undangan Negeri (DUN) Inderapura yaitu Kampung Kurnia, Belukar, Razali, Perumahan Murah Batu 3 dan Taman Guru harus diungsikan karena rumah mereka juga terendam. Ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa.
Berdasarkan laporan Kantor Polisi Kontinjen (IPK) Pahang, sebanyak 98 titik lokasi pengungsian warga. Sedangkan dari catatan warga yang mengungsi, Kuantan terdapat 12.007 warga atau 2.959 KK.
‘’Di daerah Rompin, sebanyak 3,982 warga diungsikan ke 13 titik pengungsian,’’ kata sumber dari IPK setempat.
Lanjutnya, di Kampung Pekan, sebanyak 2,750 warga dan dipindahkan ke sembilan titik pengungsian. Di Johor, pemukimannya yang terendam banjir sebanyak 8.402 warga atau 2.281 KK.
Di Johor sendiri, sebanyak 57 titik pengungsian disiapkan Kerajaan Malaysia. Di antaranya Kampung Mersing 21 titik, Segamat 18 titik, Kluang 11 titik, Kota Tinggi dan Batu Pahat 3 titik dan Muar 1 titik pengungsian.
Sedangkan di Terengganu, memasuki hari ketiga banjir sebanyak 5.115 warga diungsikan. Ribuan warga ini ditempatkan di 64 titik pusat pengungsian.
Akibat banjir tersebut, aliran listrik di ribuan rumah penduduk terputus. Begitu juga aliran air PDAM ke rumah warga.
Sehingga ribuan warga kekurangan air bersih dan juga penerangan di tempat pengungsian. Selain itu jalan penghubung Kuantan-Kuala Lumpur turut terputus sehingga terjadi kemacetan panjang. (ak27/rp)














0 komentar :
Posting Komentar
Terima kasih atas partisipasi anda. Semoga hari ini menyenangkan.