PEKANBARU [ArtikelKeren] NEWS - Hingga kini proses penyelesaikan hutang proyek main Stadium Riau belum menemui titik terang. Bahkan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) baru mengajukan anggaran untuk audit ulang terhadap bangunan senilai Rp900 miliar tersebut.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Riau, Edi Satria saat berbincang dengan halloriau.com, Kamis (15/8/2013) dikantor Gubernur Riau.
Menurut Edi, hal ini dilakukan Dispora sesuai dengan arahan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), dimana Pemprov Riau dalam hal ini Dispora harus melakukan audit konstruksi dengan melibatkan pakar konstruksi.
"Sesuai arahan dari LKPP kita ajukan lagi anggaran di APBD perubahan ini untuk proses audit ini. Artinya seluruh pengerjaan fisik proyek Main Stadium ini akan diaudit," jelasnya
Kapan audit itu dilaksanakan, Edi belum bisa memastikannya. Namun dirinya menargetkan penyelesaian hutang main stadium tuntas tahun 2013 ini.
"Untuk audit mungkin kita akan gandeng perguruan tinggi yang ahli bidang konstruksi ini. Berapa anggarannya belum kita tentukan, tetapi yang jelas tahun ini pembayaran hutang sudah harus selesai," urainya.
Hasil audit dari pakar konstruksi perguruan tinggi ini nantinya akan dikomunikasikan dengan konsorsium. Jika terjadi selisih perhitungan antara hasil audit dengan tagihan dari konsorsium, Edi mengaku belum memikirkan itu.
"Kita tidak mau berandai dulu. Hasil audit itu nantinya akan dibicarakan lagi dengan kontraktor pelaksana proyek," tandasnya.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, Pemprov Riau masih memiliki hutang pembangunan Main Stadium Riau yang berlokasi di kompleks Universitas Riau (UR) sebesar Rp245 miliar sejak tahun 2011 lalu.(Dian Alhadi)
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Riau, Edi Satria saat berbincang dengan halloriau.com, Kamis (15/8/2013) dikantor Gubernur Riau.
Menurut Edi, hal ini dilakukan Dispora sesuai dengan arahan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), dimana Pemprov Riau dalam hal ini Dispora harus melakukan audit konstruksi dengan melibatkan pakar konstruksi.
"Sesuai arahan dari LKPP kita ajukan lagi anggaran di APBD perubahan ini untuk proses audit ini. Artinya seluruh pengerjaan fisik proyek Main Stadium ini akan diaudit," jelasnya
Kapan audit itu dilaksanakan, Edi belum bisa memastikannya. Namun dirinya menargetkan penyelesaian hutang main stadium tuntas tahun 2013 ini.
"Untuk audit mungkin kita akan gandeng perguruan tinggi yang ahli bidang konstruksi ini. Berapa anggarannya belum kita tentukan, tetapi yang jelas tahun ini pembayaran hutang sudah harus selesai," urainya.
Hasil audit dari pakar konstruksi perguruan tinggi ini nantinya akan dikomunikasikan dengan konsorsium. Jika terjadi selisih perhitungan antara hasil audit dengan tagihan dari konsorsium, Edi mengaku belum memikirkan itu.
"Kita tidak mau berandai dulu. Hasil audit itu nantinya akan dibicarakan lagi dengan kontraktor pelaksana proyek," tandasnya.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, Pemprov Riau masih memiliki hutang pembangunan Main Stadium Riau yang berlokasi di kompleks Universitas Riau (UR) sebesar Rp245 miliar sejak tahun 2011 lalu.(Dian Alhadi)
Sumber : halloriau














0 komentar :
Posting Komentar
Terima kasih atas partisipasi anda. Semoga hari ini menyenangkan.