BENGKALIS [ArtikelKeren] NEWS - Arus penyeberangan kendaraan roda empat dan dua di pelabuhan kapal ferry roll on roll off (roro) desa Air Putih Bengkalis Rabu (14/8) sudah mulai berangsur normal. Tingkat antrian sudah tidak sepanjang hari-hari sebelumnya dengan masa tunggu untuk menyeberang kurang dari dua jam.
Pantauan di pelabuhan roro Air Putih, antrian kendaraan sampai dengan tengah hari hanya beberapa meter saja dari tempat penjualan tiket penyeberangan. Padahal sebelumnya dari Minggu (11/8/2013) hingga Selasa (13/8/2013) antrian kendaraan roda empat membludak sampai ke jalan Panglima Minal, dengan panjang antara 2 - 3 kilometer (KM) dari lokasi penyeberangan.
Kepala Dishubkominfo Bengkalis Arman AA, Rabu (14/8/2013) membenarkan bahwa situasi penyeberangan sudah terkendali. Kendaraan yang mayoritas hendak menyeberang dari Pulau Bengkalis menuju daratan Pulau Sumatera sudah dapat ditangani petugas serta kesiapan kapal ferry.
"Alhamdulillah, hari ini situasi sudah berangsur normal, meski masih ada kendaraan khususnya mobil pribadi yang mengalami antrian namun tidak panjang seperti sebelumnya. Hanya saja terkait antrian kendaraan roda empat terutama mobil pribadi dan roda dua, kita harus menunda jadwal penyeberangan truk-truk barang,"kata Arman.
Dikatakan, setelah mobil pribadi dapat diseberangkan, secara bertahap truk-truk yang sudah antri sejak dua hari lalu diseberangkan minimal dua hingga tiga truk menyeberang setiap trip-nya. Kemarin, seluruh truk yang sudah antri dipastikan sudah seluruhnya berangkat, karena jumlah kendaraan khususnya mobil pribadi mayoritas sudah dapat menyeberang.
Diakui Arman, pihak Dishubkominfo bersama kru kapal ferry sempat kewalahan mengantisipasi jumlah kendaraan yang luar biasa sejak tiga hari lalu. Kondisi tersebut dikarenakan liburan sekolah dan para pekerja swasta umumnya belum masuk kerja, dimana mayoritas pengguna jasa kapal roro yang antrian tersebut adalah masyarakat Bengkalis yang berdomisili di luar daerah.
"Antrian kendaraan di pelabuhan roro pada liburan Idul Fitri tahun ini kita akui cukup luar biasa dibanding tahun sebelumnya. Namun kita dapat mengantisipasi serta berusaha sebaik mungkin semua pengguna jasa roro dapat diseberangkan, termasuk truk-truk barang," ujar mantan Kadistamben tersebut (zulkarnaen/MRnetwork)
Pantauan di pelabuhan roro Air Putih, antrian kendaraan sampai dengan tengah hari hanya beberapa meter saja dari tempat penjualan tiket penyeberangan. Padahal sebelumnya dari Minggu (11/8/2013) hingga Selasa (13/8/2013) antrian kendaraan roda empat membludak sampai ke jalan Panglima Minal, dengan panjang antara 2 - 3 kilometer (KM) dari lokasi penyeberangan.
Kepala Dishubkominfo Bengkalis Arman AA, Rabu (14/8/2013) membenarkan bahwa situasi penyeberangan sudah terkendali. Kendaraan yang mayoritas hendak menyeberang dari Pulau Bengkalis menuju daratan Pulau Sumatera sudah dapat ditangani petugas serta kesiapan kapal ferry.
"Alhamdulillah, hari ini situasi sudah berangsur normal, meski masih ada kendaraan khususnya mobil pribadi yang mengalami antrian namun tidak panjang seperti sebelumnya. Hanya saja terkait antrian kendaraan roda empat terutama mobil pribadi dan roda dua, kita harus menunda jadwal penyeberangan truk-truk barang,"kata Arman.
Dikatakan, setelah mobil pribadi dapat diseberangkan, secara bertahap truk-truk yang sudah antri sejak dua hari lalu diseberangkan minimal dua hingga tiga truk menyeberang setiap trip-nya. Kemarin, seluruh truk yang sudah antri dipastikan sudah seluruhnya berangkat, karena jumlah kendaraan khususnya mobil pribadi mayoritas sudah dapat menyeberang.
Diakui Arman, pihak Dishubkominfo bersama kru kapal ferry sempat kewalahan mengantisipasi jumlah kendaraan yang luar biasa sejak tiga hari lalu. Kondisi tersebut dikarenakan liburan sekolah dan para pekerja swasta umumnya belum masuk kerja, dimana mayoritas pengguna jasa kapal roro yang antrian tersebut adalah masyarakat Bengkalis yang berdomisili di luar daerah.
"Antrian kendaraan di pelabuhan roro pada liburan Idul Fitri tahun ini kita akui cukup luar biasa dibanding tahun sebelumnya. Namun kita dapat mengantisipasi serta berusaha sebaik mungkin semua pengguna jasa roro dapat diseberangkan, termasuk truk-truk barang," ujar mantan Kadistamben tersebut (zulkarnaen/MRnetwork)
Sumber : halloriau














0 komentar :
Posting Komentar
Terima kasih atas partisipasi anda. Semoga hari ini menyenangkan.