BENGKALIS [ArtikelKeren] NEWS - Puluhan kepala keluarga (KK) Jalan Jendral Sudirman, RT/RW 03/02 Dusun Tua, Desa Bantan Air, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis mendesak agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis segera merealisasikan jaringan listrik di daerah tersebut.
Desakan itu menyusul, usulan pemasangan jaringan listrik persis di Jalan Poros Bantan Air-Muntai sepanjang sekitar 2 kilometer itu pernah dilakukan beberapa kali, akan tetapi belum terealisasi.
''Usulan beberapa kali dan terakhir 2002 lalu, tapi sampai sekarang belum juga ada. Kami berencana mengusulkan kembali untuk tahun depan,'' kata Kurniadi, Tokoh Muda Bantan, Jumat (27/12/2013).
Menurut Kurniadi, masyarakat yang mendambakan listrik itu terdapat 27 KK, dan lahan di sepanjang jalan poros tersebut sebagian besar merupakan tanah wakaf yang direncanakan untuk membangun kantor desa, sekolah menengah kejuruan (SMK), dan termasuk tempat ibadah.
''Kami sangat berharap ada perhatian pemerintah. Jika jaringan listrik sudah ada manfaatnya cukup besar kedepannya, apalagi akan dibangun kantor kepala desa pemekaran,'' katanya lagi. (ak27)
Desakan itu menyusul, usulan pemasangan jaringan listrik persis di Jalan Poros Bantan Air-Muntai sepanjang sekitar 2 kilometer itu pernah dilakukan beberapa kali, akan tetapi belum terealisasi.
''Usulan beberapa kali dan terakhir 2002 lalu, tapi sampai sekarang belum juga ada. Kami berencana mengusulkan kembali untuk tahun depan,'' kata Kurniadi, Tokoh Muda Bantan, Jumat (27/12/2013).
Menurut Kurniadi, masyarakat yang mendambakan listrik itu terdapat 27 KK, dan lahan di sepanjang jalan poros tersebut sebagian besar merupakan tanah wakaf yang direncanakan untuk membangun kantor desa, sekolah menengah kejuruan (SMK), dan termasuk tempat ibadah.
''Kami sangat berharap ada perhatian pemerintah. Jika jaringan listrik sudah ada manfaatnya cukup besar kedepannya, apalagi akan dibangun kantor kepala desa pemekaran,'' katanya lagi. (ak27)
0 komentar :
Posting Komentar
Terima kasih atas partisipasi anda. Semoga hari ini menyenangkan.