KAMPAR [ArtikelKeren] NEWS - Ribuan masyarakat dari berbagai pelosok Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru Selasa (9/7/2013) memadati areal tradisi mandi balimau kasai di Desa Limau Manis, Kecamatan Bangkinang.
Mandi Balimau Kasai sendiri merupakan tradisi tahunan yang digelar masyarakat Kampar menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Mandi balimau kasai dapat diartikan mandi membersihkan raga sebelum berpuasa.
Tidak hanya mandi di tepian Sungai Kampar, Balimau Kasai ini juga dimeriahkan dengan adanya pertandingan lomba panjat pinang.
Bukan seperti panjat pinang pada umumnya yang mengarah keangkasa saja, namun ada juga batang pinang yang sudah dilumuri pelicin ini diarahkan ketepian sungai, sehingga banyak para pemanjat yang tercebur kedalam sungai.
Ketua panitia pelaksana balimau kasai desa Limau Manis Dodi didampingi Ketua Pemuda Desa Syahril Zakaria,S.Pd mengatakan, tradisi mandi balimau ini sebenarnya sudah dilaksanakan sejak senin kemarin, namun hari ini merupakan puncaknya.
"Dan berbagai acara sudah dikemas tersebut berjalan dengan sukses,"tuturnya yang saat itu dihadiri oleh Wabup Kampar H.Ibrahim Ali beserta rombongan.
Kepala Desa Limau Manis Khairul Anwar menyebutkan tradisi ini selain sebagai event wisata, juga sebagai ajang silaturahmi para perantau asal Kampar, khusus warga Desa Limau Manis.
"Acara ini di dukung oleh para sanak-sanak dari perantauan dan juga dari para donatur yang memang selalu membantu," ungkapnya.
Namun Khairul berharap tradisi mandi balimau ini tidak disalah artikan oleh masyarakat. Karena tradisi ini hanya berupa kebiasaan turun temurun masyarakat Kampar dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
"Ini merupakan suatu kebiasaan masyarakat kita bahwa kita selalu melakukan silaturahim dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan," katanya.(Aulia)
Mandi Balimau Kasai sendiri merupakan tradisi tahunan yang digelar masyarakat Kampar menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Mandi balimau kasai dapat diartikan mandi membersihkan raga sebelum berpuasa.
Tidak hanya mandi di tepian Sungai Kampar, Balimau Kasai ini juga dimeriahkan dengan adanya pertandingan lomba panjat pinang.
Bukan seperti panjat pinang pada umumnya yang mengarah keangkasa saja, namun ada juga batang pinang yang sudah dilumuri pelicin ini diarahkan ketepian sungai, sehingga banyak para pemanjat yang tercebur kedalam sungai.
Ketua panitia pelaksana balimau kasai desa Limau Manis Dodi didampingi Ketua Pemuda Desa Syahril Zakaria,S.Pd mengatakan, tradisi mandi balimau ini sebenarnya sudah dilaksanakan sejak senin kemarin, namun hari ini merupakan puncaknya.
"Dan berbagai acara sudah dikemas tersebut berjalan dengan sukses,"tuturnya yang saat itu dihadiri oleh Wabup Kampar H.Ibrahim Ali beserta rombongan.
Kepala Desa Limau Manis Khairul Anwar menyebutkan tradisi ini selain sebagai event wisata, juga sebagai ajang silaturahmi para perantau asal Kampar, khusus warga Desa Limau Manis.
"Acara ini di dukung oleh para sanak-sanak dari perantauan dan juga dari para donatur yang memang selalu membantu," ungkapnya.
Namun Khairul berharap tradisi mandi balimau ini tidak disalah artikan oleh masyarakat. Karena tradisi ini hanya berupa kebiasaan turun temurun masyarakat Kampar dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
"Ini merupakan suatu kebiasaan masyarakat kita bahwa kita selalu melakukan silaturahim dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan," katanya.(Aulia)
Sumber : halloriau
Editor : Ananda Donie
0 komentar :
Posting Komentar
Terima kasih atas partisipasi anda. Semoga hari ini menyenangkan.