
Dalam kejadian yang berlangsung sekitar pukul 15.10 WIB tersebut, Maghfirotul Wahdi alias Agfi (10), murid kelas empat SD tewas mengenaskan.
Kepalanya pecah akibat dilindas truk lowboy. Korban langsung meninggal di tempat dengan benak berserakan.
Menurut sejumlah saksi mata saat kejadian, Agfi dibonceng tantenya Yasni dengan sepeda motor. Mereka baru saja pulang membeli tutup galon untuk usaha air isi ulang milik tante dan omnya, Sabar, di Jalan Stadion, Duri. Tiba-tiba mereka dikagetkan klakson truk lowboy milik sebuah perusahaan Migas di Duri.
Karena kaget mendengar klakson keras tersebut, keduanya jatuh. Yasni dan sepeda motor jatuh ke beram jalan. Malang bagi Agfi, dia terjatuh ke badan jalan. Tak ayal tubuhnya disambar truk hingga kepalanya pecah. Jenazah korban dievakuasi ke RSUD Duri. Sementara tantenya kemudian dibawa ke RS Permata Hati. Meski tak cedera parah, Yasni harus di-rontgen.
Kecelakaan maut ini membuat kedua orangtua korban, Eri Sugiri (karyawan PT Global Arrow) dan Tati berduka teramat dalam.
Bahkan menjelang magrib, ratusan kolega ayahnya dari PT Global Arrow, karib kerabat,warga, melayat ke rumah duka di Jalan Kayangan RT 5 RW15 Air Jamban. Jenazah korban dikebumikan setelah magrib di TPU Muslim Balai Raja dalam komplek CPI Duri. (ak27)
0 komentar :
Posting Komentar
Terima kasih atas partisipasi anda. Semoga hari ini menyenangkan.