PELALAWAN [ArtikelKeren] NEWS - Pasca diberlakukanya penerapan pendidikan gratis di Kabupaten Pelalawan, maka sudah semestinya sekolah-sekolah yang merupakan mantan Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI), secepatnya juga diterapkan Perda Pendidikan Khusus.
Meskipun tahun ajaran 2013-2014 telah berjalan masuk pada bulan ketiga, sampai saat ini Perda Khusus untuk sekolah binaan khusus belum sampai di sekolah.
Apalagi saat ini akan segera dimulainya lagi proses belajar mengajar setelah masa libur lebaran, hal ini membuat sekolah khusus seperti Bernas kebingungan untuk menjalankan roda kegiatanya disekolah.
"Intinya, sampai saat ini kami belum bisa melakukan ataupun mengambil keputusan apapun. Karena katanya ada Perda khusus untuk sekolah Binaan Khusus (Binsus) seperti SMP Bernas ini, dan sampai saat ini Perda itu belum turun sehingga kami belum berani mengambil langkah apapun," terang Kepala Sekolah SMP Bernas, Warsono, Rabu (14/8/2013).
Warsono mengatakan bahwa pihaknya sampai saat ini kebingungan untuk melakukan sejumlah jadwal kegiatan sekolah. Tapi meskipun sampai saat ini Perda Khusus untuk sekolahnya belum turun namun kegiatan belajar-mengajar di sekolahnya tetap berjalan seperti biasanya.
"Sekolah di sini jadwal sangat padat di sini, sampai jam 4 sore. Namun meski Perda Khusus tersebut belum juga sampai di tangan kami aktifitas belajar mengajar tetap berjalan seperti biasanya," katanya.
Keluhan yang sama disampaikan juga oleh Kepsek SMAN 1 Pangkalan Kerinci, Hj Nuraida. Menurutnya, selain harus dilakukan pemantauan intens dari Disdik Pelalawan terkait telah diterapkannya pendidikan gratis juga Disdik secepatnya harus menerapkan Perda Khusus Pendidikan Gratis itu.
"Kebutuhan operasional untuk kebutuhan sekolah kami kan terus berjalan, sementara di sisi lain, dalam pendidikan gratis itu tak boleh dipungut biaya apapun. Jadi agar tak menimbulkan kesalahpahaman, maka sudah semestinya Disdik Pelalawan menerapkan Perda Khusus Pendidikan Gratis itu," ujarnya. (Andy Indrayanto)
Meskipun tahun ajaran 2013-2014 telah berjalan masuk pada bulan ketiga, sampai saat ini Perda Khusus untuk sekolah binaan khusus belum sampai di sekolah.
Apalagi saat ini akan segera dimulainya lagi proses belajar mengajar setelah masa libur lebaran, hal ini membuat sekolah khusus seperti Bernas kebingungan untuk menjalankan roda kegiatanya disekolah.
"Intinya, sampai saat ini kami belum bisa melakukan ataupun mengambil keputusan apapun. Karena katanya ada Perda khusus untuk sekolah Binaan Khusus (Binsus) seperti SMP Bernas ini, dan sampai saat ini Perda itu belum turun sehingga kami belum berani mengambil langkah apapun," terang Kepala Sekolah SMP Bernas, Warsono, Rabu (14/8/2013).
Warsono mengatakan bahwa pihaknya sampai saat ini kebingungan untuk melakukan sejumlah jadwal kegiatan sekolah. Tapi meskipun sampai saat ini Perda Khusus untuk sekolahnya belum turun namun kegiatan belajar-mengajar di sekolahnya tetap berjalan seperti biasanya.
"Sekolah di sini jadwal sangat padat di sini, sampai jam 4 sore. Namun meski Perda Khusus tersebut belum juga sampai di tangan kami aktifitas belajar mengajar tetap berjalan seperti biasanya," katanya.
Keluhan yang sama disampaikan juga oleh Kepsek SMAN 1 Pangkalan Kerinci, Hj Nuraida. Menurutnya, selain harus dilakukan pemantauan intens dari Disdik Pelalawan terkait telah diterapkannya pendidikan gratis juga Disdik secepatnya harus menerapkan Perda Khusus Pendidikan Gratis itu.
"Kebutuhan operasional untuk kebutuhan sekolah kami kan terus berjalan, sementara di sisi lain, dalam pendidikan gratis itu tak boleh dipungut biaya apapun. Jadi agar tak menimbulkan kesalahpahaman, maka sudah semestinya Disdik Pelalawan menerapkan Perda Khusus Pendidikan Gratis itu," ujarnya. (Andy Indrayanto)
Sumber : halloriau














0 komentar :
Posting Komentar
Terima kasih atas partisipasi anda. Semoga hari ini menyenangkan.