PEKANBARU [ArtikelKeren] NEWS - Seorang pemuda berinisial RJ (24) warga Jalan Harapan Raya harus menjadi bulan-bulanan massa saat tertangkap tangan menjambret didepan Ramayana, Jalan HR Soebrantas, Panam.
Kejadian ini berawal ketika pelaku menjalankan aksinya, Kamis petang (18/7/2013) dan menjambret tas Vivi Anggraini (29) warga yang sehari-hari tinggal asrama Brimob, Sukajadi.
Vivi yang terjatuh setelah sepeda motor yang dikendarainya dipepet oleh dua pengendara sepeda motor yakni RJ dan AD, berteriak minta tolong, dan warga yang mendengar langsung mengejar dua tersangka yang mencoba kabur.
Namun saat dikejar massa, hanya RJ yang berhasil diamankan warga dan menghajarnya hingga babak belur. Sementara AD berhasil melarikan diri dari amukan massa.
Tak lama berselang, patroli Polsek Tampan lewat disekitar lokasi, dan pelaku langsung digiring kekantor Polisi. Dari pengakuan RJ, aksinya ini dilakukan lantaran sangat membutuhkan uang untuk biaya hidup.
"Terpaksa bang karena untuk memenuhi biaya hidup," ujarnya kepada halloriau.com, Kamis (18/7/2013).
Sementara itu, Kapolsek Tampan, Kompol Suparman SIK melalui Kanit Reskrim IPTU Musa Jedi mengatakan saat ini tersangka terpaksa mendekam di sel Polsek Tampan untuk mempertanggung jawabkan perbuatan.
"Untuk melakukan penyidikan lebih lanjut saat ini tersangka kita tahan," ujarnya. Selain itu pihak kepolisian juga melakukan pengejaran terhadap AD yang berhasil melarikan diri. (Dani)
Kejadian ini berawal ketika pelaku menjalankan aksinya, Kamis petang (18/7/2013) dan menjambret tas Vivi Anggraini (29) warga yang sehari-hari tinggal asrama Brimob, Sukajadi.
Vivi yang terjatuh setelah sepeda motor yang dikendarainya dipepet oleh dua pengendara sepeda motor yakni RJ dan AD, berteriak minta tolong, dan warga yang mendengar langsung mengejar dua tersangka yang mencoba kabur.
Namun saat dikejar massa, hanya RJ yang berhasil diamankan warga dan menghajarnya hingga babak belur. Sementara AD berhasil melarikan diri dari amukan massa.
Tak lama berselang, patroli Polsek Tampan lewat disekitar lokasi, dan pelaku langsung digiring kekantor Polisi. Dari pengakuan RJ, aksinya ini dilakukan lantaran sangat membutuhkan uang untuk biaya hidup.
"Terpaksa bang karena untuk memenuhi biaya hidup," ujarnya kepada halloriau.com, Kamis (18/7/2013).
Sementara itu, Kapolsek Tampan, Kompol Suparman SIK melalui Kanit Reskrim IPTU Musa Jedi mengatakan saat ini tersangka terpaksa mendekam di sel Polsek Tampan untuk mempertanggung jawabkan perbuatan.
"Untuk melakukan penyidikan lebih lanjut saat ini tersangka kita tahan," ujarnya. Selain itu pihak kepolisian juga melakukan pengejaran terhadap AD yang berhasil melarikan diri. (Dani)
Sumber : halloriau














0 komentar :
Posting Komentar
Terima kasih atas partisipasi anda. Semoga hari ini menyenangkan.