BENGKALIS [ArtikelKeren] NEWS -Komisi II DPRD Bengkalis menilai lambannya poses tender merupakan salah satu bukti bahwa Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan SKPD terkait tidak bekerja dengan serius. Dengan kondisi normal seperti sekarang ini, seharusnya seluruh program kegiatan tahun 2013 sudah mulai dilaksanakan di lapangan.
''Faktanya apa? Sampai sekarang masih saja berkutat pada proses tender yang tak kelar-kelar. Bahkan yang sudah diumumkan pemenangnya pun sampai sekarang masih mengeluh karena SPK tak keluar-keluar. Ada apa sebenarnya ini?'' kata Ketua Komisi II DPRD Bengkalis, Suhendri Asnan melalui hubungan ponsel, Rabu (24/7/2013).
Politisi asal PDIP ini lebih heran lagi karena persoalan keterlambatan proses tender justru terjadi setiap tahun anggaran. Baik ULP maupun SKPD terkait tidak mau belajar dari pengalaman dan lebih suka mengulang kesalahan-kesalahan lama dari pada harus memperbaiki untuk bisa lebih baik lagi. Kalau memang seperti itu, menurut pria yang akrab disapa Asiong ini, berarti ULP maupun SKPD terkait dengan sengaja tidak mendukung Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh.
''Saya terus terang saja, Pak Bupati sudah berulang kali memerintahkan kepada ULP ataupun SKPD agar proses tender segera dituntaskan. Namun, faktanya perintah Pak Bupati itu tak dihiraukan, berarti mereka tidak mendukung Bupati,'' katanya.
Baik ULP maupun SKPD terkait sambung Asnan, seharusnya tidak menjadikan proses tender untuk kepentingan pribadi ataupun kelompok. Pekerjaan tersebut hanyalah amanah dari masyarakat untuk dilaksanakan dengan baik dan agar hasilnya pun bisa dinikmati oleh masyarakat secara keseluruhan.
''Orientasi dari ULP maupun SKPD terkait harusnya seperti itu, bukan diri sendiri atau kelompok yang dipikir tapi masyarakat. Mereka sangat berharap proyek bisa segera dikerjakan agar hasilnya bisa dinikmati,'' kata Asnan lagi. (Zulkarnaen/MRNetwork)
''Faktanya apa? Sampai sekarang masih saja berkutat pada proses tender yang tak kelar-kelar. Bahkan yang sudah diumumkan pemenangnya pun sampai sekarang masih mengeluh karena SPK tak keluar-keluar. Ada apa sebenarnya ini?'' kata Ketua Komisi II DPRD Bengkalis, Suhendri Asnan melalui hubungan ponsel, Rabu (24/7/2013).
Politisi asal PDIP ini lebih heran lagi karena persoalan keterlambatan proses tender justru terjadi setiap tahun anggaran. Baik ULP maupun SKPD terkait tidak mau belajar dari pengalaman dan lebih suka mengulang kesalahan-kesalahan lama dari pada harus memperbaiki untuk bisa lebih baik lagi. Kalau memang seperti itu, menurut pria yang akrab disapa Asiong ini, berarti ULP maupun SKPD terkait dengan sengaja tidak mendukung Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh.
''Saya terus terang saja, Pak Bupati sudah berulang kali memerintahkan kepada ULP ataupun SKPD agar proses tender segera dituntaskan. Namun, faktanya perintah Pak Bupati itu tak dihiraukan, berarti mereka tidak mendukung Bupati,'' katanya.
Baik ULP maupun SKPD terkait sambung Asnan, seharusnya tidak menjadikan proses tender untuk kepentingan pribadi ataupun kelompok. Pekerjaan tersebut hanyalah amanah dari masyarakat untuk dilaksanakan dengan baik dan agar hasilnya pun bisa dinikmati oleh masyarakat secara keseluruhan.
''Orientasi dari ULP maupun SKPD terkait harusnya seperti itu, bukan diri sendiri atau kelompok yang dipikir tapi masyarakat. Mereka sangat berharap proyek bisa segera dikerjakan agar hasilnya bisa dinikmati,'' kata Asnan lagi. (Zulkarnaen/MRNetwork)
Sumber : halloriau














0 komentar :
Posting Komentar
Terima kasih atas partisipasi anda. Semoga hari ini menyenangkan.