PEKANBARU [ArtikelKeren] NEWS - Meskipun harga Bahan Bakar Minyak (BBM) melambung cukup tinggi, namun tidak menyurutkan tekad masyarakat Riau untuk pulang ke kampung halaman demi merayakan Idul Fitri bersama kelurarga.
"Hal itu dilihat dari arus mudik lebaran tahun 2013 ini mengalami kenaikan mencapai 3,72 persen," kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Riau Surya Maulana didampingi
Kabid Perhubungan Darat Yasril SH, kepada Halloriau.com, Selasa (23/7/2013)
Yasril, juga menegaskan agar jangan ada ada ditemukan kenaikan biaya, sebab tarif angkutan sudah dinaikkan 15 persen, sesuai dengan naiknya harga BBM. "Jadi agen jangan coba menaikkan harga tarif, "ujarnya.
Ia juga menyampaikan, untuk saat sekarang ini belum ada di temukan harga tiket naik. "Berdasarkan pantauan tim di lapangan, harga tiket masih normal,"ungkapnya.
Jika ada yang melakukan kenaikkan tarif angkutan di saat lebaran dengan harga yang tinggi, masyarakat diharap melapor. "Sebab mereka telah melanggar ketentuan, dan harus diberikan teguran,"pungkasnya.
Menurut Yasril, kenaikkan arus mudik bisa terlihat dari laporan Posko angkutan lebaran yang berada di setiap Kabupaten/Kota yang ada di Riau. "Karena Posko pantau lebaran itu, adalah ujung tombaknya Dishub Riau, "ungkapnya.
Selain itu dalam arus mudik lebaran ini, kata Yasril, Dishub Riau tetap akan menjalankan tugas seperti biasanya juga. Yaitu melakukan pemeriksaan kesehatan setiap Bus dan mobil yang akan berangkat. "Termasuk supir, yang akan mengemudikan kendaraan itu diperiksa juga. Kalau tidak layak, tidak boleh berangkat,"ungkapnya.
Sebab keselamatan penumpang itu berada oleh supir yang mengemudikan kendaraan itu. "Jadi kalau supirnya tidak baik, maka akan tidak baik juga nantinya keselamatan para penumpang. Dan halitu harus dijaga,"tuturnya. (Aulia)
"Hal itu dilihat dari arus mudik lebaran tahun 2013 ini mengalami kenaikan mencapai 3,72 persen," kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Riau Surya Maulana didampingi
Kabid Perhubungan Darat Yasril SH, kepada Halloriau.com, Selasa (23/7/2013)
Yasril, juga menegaskan agar jangan ada ada ditemukan kenaikan biaya, sebab tarif angkutan sudah dinaikkan 15 persen, sesuai dengan naiknya harga BBM. "Jadi agen jangan coba menaikkan harga tarif, "ujarnya.
Ia juga menyampaikan, untuk saat sekarang ini belum ada di temukan harga tiket naik. "Berdasarkan pantauan tim di lapangan, harga tiket masih normal,"ungkapnya.
Jika ada yang melakukan kenaikkan tarif angkutan di saat lebaran dengan harga yang tinggi, masyarakat diharap melapor. "Sebab mereka telah melanggar ketentuan, dan harus diberikan teguran,"pungkasnya.
Menurut Yasril, kenaikkan arus mudik bisa terlihat dari laporan Posko angkutan lebaran yang berada di setiap Kabupaten/Kota yang ada di Riau. "Karena Posko pantau lebaran itu, adalah ujung tombaknya Dishub Riau, "ungkapnya.
Selain itu dalam arus mudik lebaran ini, kata Yasril, Dishub Riau tetap akan menjalankan tugas seperti biasanya juga. Yaitu melakukan pemeriksaan kesehatan setiap Bus dan mobil yang akan berangkat. "Termasuk supir, yang akan mengemudikan kendaraan itu diperiksa juga. Kalau tidak layak, tidak boleh berangkat,"ungkapnya.
Sebab keselamatan penumpang itu berada oleh supir yang mengemudikan kendaraan itu. "Jadi kalau supirnya tidak baik, maka akan tidak baik juga nantinya keselamatan para penumpang. Dan halitu harus dijaga,"tuturnya. (Aulia)
Sumber : halloriau














0 komentar :
Posting Komentar
Terima kasih atas partisipasi anda. Semoga hari ini menyenangkan.