BENGKALIS [ArtikelKeren] NEWS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Pemadam Kebakaran (BPBHD-Damkar) selaku leading sector penanggulangan bencana, membentuk tim posko darurat untuk penanggulangan banjir di Kabupaten Bengkalis. Tim itu sendiri akan melibatkan sejumlah SKPD di Pemkab Bengkalis lembaga vertikal, yang akan segera terbentuk melalui surat keputusan (SK) Bupati Bengkalis.
Hal itu disampaikan langsung Kepala BPBD-Damkar Kabupaten Bengkalis Mohammad Jalal S.Sos menyikapi prioritas penanganan bencana yang dilakukan oleh BBD-Damkar Bengkalis. Pembentukan tim terpadu, yang bernama Posko Siaga Darurat Penanggulangan Banjir tersebut, sesuai dengan ketentuan serta instruksid ari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta.
''Saat ini draft pembentukan tim posko siaga penaggulangan atau pencegahan banjir tersebut sudah kita persiapkan. Nanti, tim ini akan melibatkan sejumlah SKPD serta instansi vertikal maupun unsur masyarakat dalam penanganan serta penanggulangan banjir diseluruh kabupaten Bengkalis,'' ungkap Jalal, Selasa (29/10/2013).
Diakuinya mantan Kabag Ortal Setdakab ini, bahwa rencana pembentukan tim posko terpadu ini sudah ada, dan untuk kegiatan awal tim akan bertugas melaksanakan berbagai pemantauan dalam kurun waktu tiga bulan kedepan. Artinya, tim posko penanggulangan banjir akan disiagakan penuh sampai dengana wal tahun 2014, sejalan dengan perintah BNPB pusat kepada seluruh BPBD-Damkar di daerah.
Kemudian ujar Jalal, dalam tim posko terpadu itu nantinya selaku penanggungjawab adalah bupati dan wakil bupati Bengkalis. Untuk tim pengarah mengikutsertakan Dandim Bengkalis-Dumai, Kapolres Bengkalis serta Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis. Sedangkan SKPD yang terlibat dalam tim meliputi Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perhubungan, Telekomunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Dinas Tata Kota, Tata Ruang dan Pemukiman, Dinas Perkebunan dan kehutanan, Satuan Polisi Pamong Praja dan Badan Lingkungan Hidup.
''Dalam beberapa hari kedepan tim ini sudah di-SK-kan oleh bupati,sehingga kita dapat memulai bekerja di lapangan memantau kondisi serta mensiagakan seluruh personil yang terlibat didalamnya,''sambung Jalal.
Ditambahnya, saat ini kondisi cuaca tidak menentu, curah hujan cukup tinggi dan terjadi setiap waktu. Pembentukan tim posko darurat ini sebagai wujud tupoksi dari BPBD-Damkar dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu, sehingga pembentukan tim atau langkah penanganan sudah dilakukan jauh-jauh hari.
''Jangan begitu terjadi musibah atau bencana kita baru sibuk. Oleh karena itulah kita merespon dengan cepat instruksi dari BNPB tersebut, membentuk tim terpadu posko darurat penanggulangan banjir ini,''ujar Jalal mengakhiri.
Hal itu disampaikan langsung Kepala BPBD-Damkar Kabupaten Bengkalis Mohammad Jalal S.Sos menyikapi prioritas penanganan bencana yang dilakukan oleh BBD-Damkar Bengkalis. Pembentukan tim terpadu, yang bernama Posko Siaga Darurat Penanggulangan Banjir tersebut, sesuai dengan ketentuan serta instruksid ari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta.
''Saat ini draft pembentukan tim posko siaga penaggulangan atau pencegahan banjir tersebut sudah kita persiapkan. Nanti, tim ini akan melibatkan sejumlah SKPD serta instansi vertikal maupun unsur masyarakat dalam penanganan serta penanggulangan banjir diseluruh kabupaten Bengkalis,'' ungkap Jalal, Selasa (29/10/2013).
Diakuinya mantan Kabag Ortal Setdakab ini, bahwa rencana pembentukan tim posko terpadu ini sudah ada, dan untuk kegiatan awal tim akan bertugas melaksanakan berbagai pemantauan dalam kurun waktu tiga bulan kedepan. Artinya, tim posko penanggulangan banjir akan disiagakan penuh sampai dengana wal tahun 2014, sejalan dengan perintah BNPB pusat kepada seluruh BPBD-Damkar di daerah.
Kemudian ujar Jalal, dalam tim posko terpadu itu nantinya selaku penanggungjawab adalah bupati dan wakil bupati Bengkalis. Untuk tim pengarah mengikutsertakan Dandim Bengkalis-Dumai, Kapolres Bengkalis serta Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis. Sedangkan SKPD yang terlibat dalam tim meliputi Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perhubungan, Telekomunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Dinas Tata Kota, Tata Ruang dan Pemukiman, Dinas Perkebunan dan kehutanan, Satuan Polisi Pamong Praja dan Badan Lingkungan Hidup.
''Dalam beberapa hari kedepan tim ini sudah di-SK-kan oleh bupati,sehingga kita dapat memulai bekerja di lapangan memantau kondisi serta mensiagakan seluruh personil yang terlibat didalamnya,''sambung Jalal.
Ditambahnya, saat ini kondisi cuaca tidak menentu, curah hujan cukup tinggi dan terjadi setiap waktu. Pembentukan tim posko darurat ini sebagai wujud tupoksi dari BPBD-Damkar dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu, sehingga pembentukan tim atau langkah penanganan sudah dilakukan jauh-jauh hari.
''Jangan begitu terjadi musibah atau bencana kita baru sibuk. Oleh karena itulah kita merespon dengan cepat instruksi dari BNPB tersebut, membentuk tim terpadu posko darurat penanggulangan banjir ini,''ujar Jalal mengakhiri.
Sumber : halloriau
















0 komentar :
Posting Komentar
Terima kasih atas partisipasi anda. Semoga hari ini menyenangkan.