Dalam setiap kehidupan, ada kesedihan dan kebahagiaan, ada hari dimana kita kehilangan kepercayaan kita, hari dimana teman kita melawan diri kita sendiri. Tapi hari itu tak akan pernah datang saat kita membela suatu hal yang paling berharga dalam hidup ~ @MotivatorSuper

Senin, 26 Agustus 2013

Jumlah Ibu Hamil Meninggal Meningkat 50 Persen

Senin, Agustus 26, 2013 By Unknown No comments

Jumlah Ibu Hamil Meninggal Meningkat 50 Persen
BENGKALIS [ArtikelKeren] NEWS - Pejabat BKKBN pusat, dr Muhammad Tri Cahyadi mengatakan, selama 10 tahun terakhir perkembangan Keluarga Berencana (KB) di tanah air stagnan. Parahnya, jumlah ibu hamil meninggal dunia malah meningkat 50 persen.

Hal itu disampaikan Tri saat pertemuan penelaahan program KB di salah satu hotel di Bengkalis, Senin (26/8). Acara yang digagas Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB tersebut mengambil tema, Melalui Penelaahan Program KB, Kita Mantapkan Akselarasi Program KKB Tahun 2013

"Menjadi tangungjawab kita semua sebagai tenaga KB untuk meminimalisir angka kematian ibu hamil. Sebab, salah satu yang menjadi penyebab kematian itu adalah jarak antara kehamilan satu dengan yang lain sangat rapat, serta kurangnya asupan gizi para ibu hamil," katanya.

Sementara itu, Kaban Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Bengkalis, Hj Umi Kalsum mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan pertumbuhan penduduk. Diantaranya, melalui kegiatan operasional program KB dengan melaksanakan pelayanan KB di berbagai wilayah sasaran yang mencakup pelayanan KB.

"Selain itu pelayanan KB secara rutin tetap dilakukan bersama-sama dengan Dins Kesehatan, TNI, PKK, IBI serta dinas dan instansi lainnya," ujar Umi.

Dijelaskan, berdasarkan laporan terakhir priode Januari-Juli 2013, tercatat 10.016 peserta KB baru atau 54,85 persen dari target sasaran yang telah ditetapkan sebesar 18.258 akseptor.

Dengan rincian, IUD 298 akseptor (47,15 %), MOW 244 akseptor (26 %), MOP 11 akseptor (91,6 %), kondom 433 akseptor (49 %) Implant 420 akseptor (31,7 %), suntik 5953 akseptor (79,3 %) dan Pil 2657 akseptor (34%).

Diakui Umi, salah satu keterbatasan atau kekurangan yang terjadi selama ini adalah, kurangnya Tenaga Penyuluh Lapangan (PLKB). "Sampai saat ini kami hanya memiliki 2 tenaga PLKB dan itupun belum difungsikan untuk Kecamatan. Sejatinya dengan jumlah desa sebanyak 102, tenaga PLKB yang dibutuhkan sebanyak 16 orang," katanya.

0 komentar :

Posting Komentar

Terima kasih atas partisipasi anda. Semoga hari ini menyenangkan.


http://artikelkeren27.blogspot.com/2014/01/hasil-seleksi-cpns-kota-pekanbaru-2013.html

http://artikelkeren27.blogspot.com/2013/12/pengumuman-kelulusan-cpns-kementerian.html


http://artikelkeren27.blogspot.com/2013/12/pengumuman-daftar-nilai-tkd-dan-tkb.html



http://artikelkeren27.blogspot.com/2013/12/pengumuman-daftar-nilai-tkd-dan-tkb.html



http://artikelkeren27.blogspot.com/2013/12/hasil-seleksi-cpns-kabupaten-indragiri.html


http://artikelkeren27.blogspot.com/2013/12/hasil-seleksi-cpns-kabupaten-kuantan.html
http://artikelkeren27.blogspot.com/2013/12/hasil-seleksi-cpns-kabupaten-siak-2013.html










PETUNJUK PENGGUNAAN