Dalam setiap kehidupan, ada kesedihan dan kebahagiaan, ada hari dimana kita kehilangan kepercayaan kita, hari dimana teman kita melawan diri kita sendiri. Tapi hari itu tak akan pernah datang saat kita membela suatu hal yang paling berharga dalam hidup ~ @MotivatorSuper

Minggu, 14 Juli 2013

Tenun Bukit Batu | Seni Budaya Bengkalis

Minggu, Juli 14, 2013 By Unknown No comments

Tenun Songket Bukit Batu

[ArtikelKeren] CULTURE - Salah satu budaya rakyat Bukit Batu adalah kerajinan tenun Songket yang menjadi ciri khas kerajaan Siak tempo dulu. Kerajinan tenun Songket traditional asli berasal dari Kecamatan Bukit Batu (dekat desa Bukit Batu).

Sayang.. potensi wisata Bukit Batu tidak dikembangkan. Semoga dengan terpilihnya kawasan hutan Bukit Batu sebagai salah satu cagar biosfer dunia yang terdaftar di Unesco, maka pariwisata alam dan budaya Sungai Pakning-Bukit Batu dapat mulai bangkit. Namun, semuanya bisa bangkit tidak terlepas dari partisipasi masyarakat setempat.

Tenun Songket Melayu Riau merupakan kain hasil kerajinan tangan orang-orang Melayu yang dilakukan dengan melalui proses menenun benang yang diselingi dengan tenunan benang emas atau benang perak dengan ragam motif/corak tenunan tertentu. Kain tenunan Songket Melayu Riau memiliki keunikan dan kaya akan nilai keindahan dan estetika sebagai gabungan unsur-unsur budaya yang melambangkan corak, pandangan dan pemikiran masyarakat Melayu. Ragam motif/corak kain tenunan Songket sangat erat hubungannya antara manusia dengan alam baik hewan maupun tumbuhan. Ragam ini juga mencerminkan cara dan pandangan hidup umat manusia. 



 

Songket itu sendiri berasal dari kata “sungkit” yang berarti “mencungkil” yang terdapat juga proses “mengait”. Kedua proses itu (mencungkil dan mengait) merupakan proses utama dalam menenun sebuah kain. Sebagian orang menyebut bahwa kata “songket” berasal dari kata “Songka” yaitu topi atau “songkok” khas Palembang yang dipercaya sebagai daerah yang pertama kali masyarakatnya memiliki kebiasaan melakukan kerajinan tangan menenun kain yang digunakan pada songkok atau topi yang kemudian berkembang penggunaannya untuk pakaian. “Menyongket” berarti ‘menenun dengan benang emas dan perak’.

Awalnya kain tenunan Songket ditenun dengan menggunakan benang sutra yang diselingi tenunan motif tertentu yang menggunakan benang emas atau perak. Hal ini merupakan pengaruh dari pedagang Tiongkok yang membawa benang sutra dan pedagang India yang membawa benang emas dan perak ke tanah Melayu. Mengingat benang sutra sangatlah mahal, maka pada perkembangan selanjutnya, benang sutra diganti dengan benang kapas biasa. Pada saat benang sutra masih dipakai sebagai bahan tenunan songket, hasil tenunan tersebut akan menunjukkan strata masyarakat yang melambangkan kemegahan dan kedudukan seseorang.

Banyak ragam motif/corak tenunan kain songket yang dapat digunakan. Mengenai jenis ragam motif tenun songket dapat dibaca di :
RAGAM MOTIF MELAYU. Sedangkan mengenai makna motif dapat disimak di MAKNA RAGAM MOTIF MELAYU, dan untuk mengetahui tentang penggunaan motif melayu dapat ditelusuri di PENGGUNAAN RAGAM MOTIF MELAYU UNTUK TENUNAN.

Ragam Motif Kain Songket yang umum digunakan :

* Motif Kuntum Bunga
* Motif Siku Keluang
* Motif Siku Awan
* Motif Siku Tunggal
* Motif Pucuk Rebung Kaluk Pakis
* Motif Pucuk Rebung Bertabur Bunga Ceremai
* Motif Pucuk Rebung Bertali
* Motif Daun Tunggal
* Motif Mata Panah
* Motif Tabir Bintang

Songket harus melalui delapan peringkat sebelum menjadi sepotong kain dan masih ditenun secara tradisional. Karena penenun biasanya dari desa, tidak mengherankan bahwa motif-motifnya pun dipolakan dengan hewan dan tumbuhan setempat. Motif ini seringkali juga dinamai dengan nama kue khas Melayu seperti serikaya, wajik, dan tepung talam, yang diduga merupakan penganan kegemaran raja.

Terdapat banyak daerah-daerah sentra kerajinan tangan Tenunan Kain Songket di Riau. Secara tak sengaja, aku menemukan satu daerah sentra kerajinan kain Songket. Sebenarnya lawatan aku ke daerah tersebut adalah untuk mengamati kehidupan sosial budaya. Ternyata hampir di setiap rumah daerah tersebut memiliki alat tenun kain Songket. Pemasaran kain songketnya dilakukan oleh orang yang datang membeli dan kemudian menjual ke daerah lainnya.

Daerah sentra kerajinan tangan Kain Tenun Songket tersebut adalah

Dusun Muara Laut
Desa Sukajadi
Kecamatan Bukit Batu
Kabupaten Bengkalis
Propinsi Riau
Indonesia

Dusun ini adalah dusun dimana DATUK LAKSEMANA RAJA DI LUAT bermukim dan bermakam. Rumahnya berada tak jauh dari bibir pantai hutan bakau. Makamnya berada di belakang Mesjid Jami’ Al-Haq yang telah direnovasi. Dusun Muara Laut berada di muara sungai Bukit Batu yang berhulu di Tasik Serai, salah satu dari 15 tasik atau danau yang berada dalam Kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu Riau Indonesia

proses tenunan songket melayu Riau
Tenun Songket Melayu Riau
Dusun Muara Laut – Bukit Batu – Bengkalis

proses tenunan songket melayu Riau
Tenun Songket Melayu Riau
Dusun Muara Laut – Bukit Batu – Bengkalis

proses tenunan songket melayu Riau
Tenun Songket Melayu Riau
Dusun Muara Laut – Bukit Batu – Bengkalis
 


MARI LESTARIKAN BUDAYA DAERAH

0 komentar :

Posting Komentar

Terima kasih atas partisipasi anda. Semoga hari ini menyenangkan.


http://artikelkeren27.blogspot.com/2014/01/hasil-seleksi-cpns-kota-pekanbaru-2013.html

http://artikelkeren27.blogspot.com/2013/12/pengumuman-kelulusan-cpns-kementerian.html


http://artikelkeren27.blogspot.com/2013/12/pengumuman-daftar-nilai-tkd-dan-tkb.html



http://artikelkeren27.blogspot.com/2013/12/pengumuman-daftar-nilai-tkd-dan-tkb.html



http://artikelkeren27.blogspot.com/2013/12/hasil-seleksi-cpns-kabupaten-indragiri.html


http://artikelkeren27.blogspot.com/2013/12/hasil-seleksi-cpns-kabupaten-kuantan.html
http://artikelkeren27.blogspot.com/2013/12/hasil-seleksi-cpns-kabupaten-siak-2013.html










PETUNJUK PENGGUNAAN