PEKANBARU [ArtikelKeren] NEWS - Hingga kini Pemerintah Provinsi Riau belum juga membentuk badan pengelola rumah susun sewa (Rusunawa) yang digunakan saat Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII, September 2012 lalu. Hal ini menyebabkan kondisi rusunawa yang terletak diberbagai kampus dan sekitarnya itu terkesan terbaikan.
Misalnya saja rusunawa yang terletak di kawasan Kampus Universitas Riau, dibeberapa sisi bangunan sudah terlihat ditumbuhi ilalang dan semak. Begitu juga dengan rusunawa yang berada di Kampus Universitas Islam Riau dan Rusunawa yang berada di Sport Center Rumbai.
Asisten II Setdaprov Riau, Emrizal Pakis yang dikonfirmasi tidak membantah kalau keberadaan badan khusus yang mengelola menjadi titik lemah yang menyebabkan keberadaan Rusunawa tersebut tidak terawat. Namun Ia memastikan anggaran untuk pemeliharaan rusunawa tersebut telah disediakan Pemprov di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau.
"Memang selama ini kita belum ada membentuk badan atau lembaga yang mengelola rusunawa ini. Sehingga kita juga belum bisa memutuskan apakah rusunawa ini pemanfaatannya untuk atlet kita, atau bisa juga difungsikan untuk yang lain. Tetapi untuk pemeliharaan sudah ada anggarannya di Dispora," ujarnya kepada halloriau.com, Senin (22/7/2013).
Selain direncanakan untuk asrama atlet kata Emrizal, Rusunawa ini kemungkinan besar juga bisa dikomersilkan. Artinya, Pemerintah akan membentuk Unit Pelayanan Tekhnis (UPT) untuk menyewakan Rusunawa tersebut kepada masyarakat yang berminat.
"Bisa saja Rusunawa ini nanti kita sewakana atau kita komersilkan. Itu nanti tergantung kesepakatan di Pemerintahnya," ujarnya.
Oleh sebab itu, Emrizal berjanji dalam waktu dekat akan memanggil pihak-pihak terkait dalam hal ini Dispora dan Dinas PU untuk merumuskan nasib dari Rusunawa tersebut. "Kita akan panggil Dinas PU dan Dispora serta pihak terkait lainnya untuk menentukan, apakah rusunawa ini akan kita sewakan atau kita jadikan saja sebagai asrama atlet," tukasnya.(Dian Alhadi)
Misalnya saja rusunawa yang terletak di kawasan Kampus Universitas Riau, dibeberapa sisi bangunan sudah terlihat ditumbuhi ilalang dan semak. Begitu juga dengan rusunawa yang berada di Kampus Universitas Islam Riau dan Rusunawa yang berada di Sport Center Rumbai.
Asisten II Setdaprov Riau, Emrizal Pakis yang dikonfirmasi tidak membantah kalau keberadaan badan khusus yang mengelola menjadi titik lemah yang menyebabkan keberadaan Rusunawa tersebut tidak terawat. Namun Ia memastikan anggaran untuk pemeliharaan rusunawa tersebut telah disediakan Pemprov di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau.
"Memang selama ini kita belum ada membentuk badan atau lembaga yang mengelola rusunawa ini. Sehingga kita juga belum bisa memutuskan apakah rusunawa ini pemanfaatannya untuk atlet kita, atau bisa juga difungsikan untuk yang lain. Tetapi untuk pemeliharaan sudah ada anggarannya di Dispora," ujarnya kepada halloriau.com, Senin (22/7/2013).
Selain direncanakan untuk asrama atlet kata Emrizal, Rusunawa ini kemungkinan besar juga bisa dikomersilkan. Artinya, Pemerintah akan membentuk Unit Pelayanan Tekhnis (UPT) untuk menyewakan Rusunawa tersebut kepada masyarakat yang berminat.
"Bisa saja Rusunawa ini nanti kita sewakana atau kita komersilkan. Itu nanti tergantung kesepakatan di Pemerintahnya," ujarnya.
Oleh sebab itu, Emrizal berjanji dalam waktu dekat akan memanggil pihak-pihak terkait dalam hal ini Dispora dan Dinas PU untuk merumuskan nasib dari Rusunawa tersebut. "Kita akan panggil Dinas PU dan Dispora serta pihak terkait lainnya untuk menentukan, apakah rusunawa ini akan kita sewakan atau kita jadikan saja sebagai asrama atlet," tukasnya.(Dian Alhadi)
Sumber : halloriau
















0 komentar :
Posting Komentar
Terima kasih atas partisipasi anda. Semoga hari ini menyenangkan.