Dalam setiap kehidupan, ada kesedihan dan kebahagiaan, ada hari dimana kita kehilangan kepercayaan kita, hari dimana teman kita melawan diri kita sendiri. Tapi hari itu tak akan pernah datang saat kita membela suatu hal yang paling berharga dalam hidup ~ @MotivatorSuper
Tampilkan postingan dengan label File CPNS 2013. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label File CPNS 2013. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Desember 2013

Ratusan Peserta Lolos Seleksi CPNS di Kementerian Agama

JAKARTA [ArtikelKeren] NEWS - Ratusan peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2013 telah dinyatakan lulus untuk menjadi CPNS di lingkungan Kementerian Agama. (Nama-nama peserta yang lulus seleksi ini dapat dicek di sini.
Seperti dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, Senin (30/12/2013), para peserta seleksi yang dinyatakan lulus itu di antaranya akan ditempatkan sebagai dosen di IAIN Ar Raniry Banda Aceh; IAIN Raden Fatah Palembang; IAIN Surakarta; IAIN Sunan Ampel Surabaya; STAIN Padang Sidempuan; IAIN Bengkulu; STAIN Tulungagung; STAIN Pontinakan; STAIN Palu; STAIN Ternate; STAIN Gadjah Putih Takenong; dan STAKN Kupang.

"Para peserta yang dinyatakan lulus harus menyerahkan kelengkapan administrasi selambat-lambatnya pada 31 Desember 2013 pada jam kerja, di satu kerja tempat melamar," terang Sekretaris Jendral Kementerian Agama, Bahrul Hayat. 

Ia menegaskan, bagi peserta seleksi yang dinyatakan lulus menjadi CPNS namun tidak melengkapi berkas sampai batas akhir yang ditentukan, dinyatakan mengundurkan diri, dan wajib membuat surat pernyataan pengunduran diri.

Selanjutnya, formasinya akan digantikan oleh peserta yang memenuhi kriteria kelulusan sesuai dengan peringkatnya, dengan melengkapi persyaratan administrasi selambat-lambatnya sampai Rabu, 8 Januari 2014.

Adapun syarat-syarat administrasi yang harus dilengkapi peserta yang dinyatakan lulus sebagai CPNS adalah:
  1. Fotokopi ijazah terakhir yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang beserta transkip nilai (Surat Keterangan Lulus tidak berlaku);
  2. Pas foto terbaru dengan latar belakang berwarna merah ukuran 3X4 cm sebanyak 5 (lima) lembar dengan menuliskan nama dan tanggal lahir di balik foto tersebut;
  3. Daftar Riwayat Hidup yang ditulis dengan tangan sendiri, memakai huruf kapital/balok, tinta hitam, serta telah ditempel pasfoto hitam putih ukuran 3x4 cm (cantumkan nomor telepon yang mudah dihubungi);
  4. Foto kopi akta kelahiran;
  5. Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang masih berlaku;
  6. Surat Keterangan Kesehatan Jasmani dan Rohani dari Dokter Puskesmas/Rumah Sakit Pemerintah;
  7. Surat Keterangan Bebas Narkoba yang diterbitkan dan disahkan oleh Rumah Sakit Pemerintah;
  8. Surat Pernyataan yang ditandatangani di atas materi Rp 6000 yang menyatakan:
  1. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap, karena melakukan suatu tindak kejahatan;
  2. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai CPNS/PNS atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai BUMN/BUMD dan swasta;
  3. Tidak berkedudukan sebagai CPNS/PNS;
  4. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh pemerintah;
  5. Tidak menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik. (ak27)

Anak Asli Daerah Sedih Tidak Lulus

SIAU [ArtikelKeren] NEWS – Banyak pelamar asli daerah yang ikut seleksi CPNS Sitaro (Manado) bersedih. Sambil memperhatikan daftar pengumuman kelulusan yang ditempel di kantor BKD Sitaro, wajah mereka murung dan mata berkaca-kaca. Mereka amat kecewa karena tidak lulus menjadi abdi negara.

"Tidak apa-apa. Yang penting sudah berusaha. Nanti ikut lagi tahun depan," ungkap sejumlah pelamar asal Ulu Siau, untuk menghibur diri, kemarin.

Dari 156 pelamar yang lulus, diperkirakan tidak sampai 50 pelamar anak Sitaro yang terakomodir. Bahkan kabarnya, sejumlah pelamar keluarga pejabat juga ikut gugur. Kepala BKD Sitaro Drs Alfianus Marthin tidak membantah kalau anak daerah yang lulus cukup minim. Ditanya perbandingan lulus antara pelamar luar dan anak daerah, dirinya tidak ingin jawab spesifik.

"Tapi anak Sitaro yang lulus tergolong lumayan. Di formasi seperti PGSD, hampir separuh pelamar Sitaro lulus," kata Marthin.

Ia mengaku mengerti dengan harapan warga Sitaro yang ingin putra-putri daerah diakomodir menjadi CPNS. Kendati begitu, kompetensi juga harus mendukung untuk itu. "Kita dasarkan kelulusan pada kompetensi, bukan dari mana pelamar berasal," ungkapnya.

Hasil seleksi CPNS ini, dikatakan Marthin, menjadi pelajaran penting bagi anak daerah agar senantiasa meningkatkan kemampuannya. "Sehingga di seleksi mendatang, bisa lulus," ujarnya. Di banding daerah lain, pengumuman kelulusan CPNS Sitaro terbilang sangat transparan. Nama-nama yang lulus dan tidak lulus dicantumkan dengan nilai ujian. "Dengan begitu, pelamar bisa tahu persis letak gugur di mana," pungkas eks Kepala Dikpora ini. (ak27)

Minggu, 29 Desember 2013

BKN Ancam Pemda Pemanipulasi Kelulusan CPNS

JAKARTA [ArtikelKeren] NEWS - Ini warning bagi pemerintah daerah dalam menjalankan kewenangan untuk menetapkan kelulusan CPNS. Jika sampai ada penyelewengan dalam penetapan kelulusan CPNS, maka Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan mengambil tindakan tegas. Sebab, BKN mengancam tidak hanya bakal mencoret data yang dimanipulasi pemda, tetapi juga akan membawa Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) ke ranah hukum.

Kepala BKN Eko Sutrisno minggu (29/12) menyatakan, contoh kasus tentang pengumuman hasil tes CPNS versi pemda yang berbeda dengan versi Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) pernah terjadi di Pemkot Bandung dan Pemprov Bali. "Itu PPK-nya mengumumkan hasil tes CPNS di luar data Panselnas. Saat pengumuman memang sudah mulai ada bermasalah, namun itu terbukti kemudian saat pemberkasan dimulai. Di mana, yang diumumkan tidak memenuhi standar kelulusan," ujarnya.

Eko yang juga Ketua Panselnas CPNS 2013 pun mewanti-wanti daerah agar kejadian tahun lalu tidak terjadi lagi tahun ini. Meski pengumuman sudah dilakukan pemda, Panselnas tidak akan memberikan sanksi bila datanya dimanipulasi. Sebab, Panselnas menyerahkannya kepada BKN sebagai lembaga yang menerbitkan NIP.

"Untuk mendapatkan NIP, proses penyaringannya berlapis. Itu sebabnya tidak sedikit yang sudah dinyatakan lulus tidak kami beri NIP karena berkasnya bermasalah," tegasnya.

Soal peserta CPNS di Kabupaten Okan Komering Ulu yang tidak memenuhi passing grade tapi dinyatakan lulus CPNS, Eko menyatakan, hal itu akan terlihat saat verifikasi dan validasi pemberkasan. Bila ternyata datanya dimanipulasi, BKN tidak akan menerbitkan NIP bagi CPNS bermasalah. Sedangkan PPK yang menerbitkan keputusan tersebut akan berurusan dengan kepolisian. "Saya kasih resepnya kalau ingin aman, umumkan data sesuai hasil TKD olahan Panselnas dan mematuhi juknis (petunjuk teknis, red) yang sudah ada. Dan saya yakin para PPK di daerah sadar dengan aturan ini," pungkasnya. (ak27)

Format Pengumuman CPNS BKN Bisa Dijadikan Contoh

JAKARTA [ArtikelKeren] NEWS - Para peserta tes CPNS 2013 banyak yang menyampaikan keluhannya di rubrik komentar pembaca JPNN.com, sebagai media partner yang ikut mengumumkan hasil tes kompetensi dasar seleksi CPNS dari jalur umum.

Intinya, mereka meragukan transparansi sejumlah pemda yang sudah menetapkan dan mengumumkan kelulusan CPNS 2013 ini.

Ini terkait pengumuman yang hanya menyantumkan formasi, nama, dan nomor ujian. Tidak menyantumkan nilai dan ranking. Nah, format pengumuman seperti apa yang dikehendaki peserta?

Pengumuman CPNS di Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang ditampilkan di website resminya, barangkali bisa dijadikan contoh instansi pusat/pemda yang belum mengumumkan kelulusan.

BKN, sebagai lembaga yang mengurusi hal teknis administrasi kepegawaian itu, dalam pengumuman kelulusan CPNS-nya, juga mencantumkan nilai yang dinyatakan lulus. Nilai tertinggi ditempatkan di nomor urut pertama, disusul nilai yang berada di bawahnya. Model seperti ini otomatis bisa diketahui rangkingnya

Bahkan, dicantumkan juga jumlah formasi untuk jabatannya. Misal untuk jabatan analis kebijakan, formasinya dua. Di pengumuman ditampilan enam nama terbaik, lengkap dengan nilainya. Otomatis, peringkat pertama dan kedua saja yang berhak lulus di formasi tersebut. Model seperti itu relatif transparan. Jika misal peringkat pertama mengundurkan diri, maka peringkat ketiga otomatis yang berhak mengisi formasi itu. (ak27)

Lulus CPNS Terancam Dicoret

BOGOR [ArtikelKeren] NEWS - Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bogor mengancam akan mencoret dan menggugurkan calon pegawai negeri sipil daerah (CPNS) yang lulus seleksi, tapi tidak segera memasukkan berkas pendaftaran ulang.

Jika dalam batas waktu itu belum ada yang menyerahkan, maka dinyatakan mengundurkan diri. Kasubid Formasi Pengadaan dan Kesejahteraan Pegawai BKPP Hidayatullah menyatakan, agar ke 40 CPNS yang lolos, agar segera menyerahkan berkas lamaran. Ini penting, karena sejak pengumuman kelulusan seleksi CPNSD untuk pelamar umum diumumkan, maka proses berkas persyaratan daftar ulang harus dimasukan secepatnya.

Ini sesuai dengan Surat Keputusan Walikota Bogor Nomor 810 - 185 Tahun 2013 tentang Penetapan Hasil Kelulusan Peserta Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah dari Pelamar Umum di Lingkungan Pemerintah Kota Bogor Formasi Tahun 2013. "Jadi, bagi ke 40 CPNS Daerah yang sudah dinyatakan lulus, segera serahkan berkas," katanya.

Mereka yang telah lulus itu harus menyertakan Akta Mengajar dilegalisir, dan Surat Keputusan Pengangkatan bagi pelamar yang berusia di atas 35 sampai 40 tahun, khusus bagi tenaga pendidik. "Semua ini harus lengkap, karena tenggat waktu dari Kemen-PAN seperti itu," pungkasnya. (ak27)

Tes CPNS Harus Berkeadilan Sosial

PEKANBARU [ArtikelKeren] NEWS - Tes penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) harus mengakomodir kearifan lokal dan berkeadilan sosial. Menurut akademisi yang juga Purek II IPDN Jatinangor, Prof Dr Wirman Syafri MSi, ada yang agak salah kaprah dengan rekrutmen CPNS selama ini.

"Dengan sistem computer assesment test (CAT) selama ini, kita memang mendapatkan kualitas calon PNS yang bagus. Akan tetapi itu tidak sesuai dengan administrasi yang demokratis dan berkeadilan sosial," ujar Wirman.

Hal itu dikatakannya kepada Riau Pos, Sabtu (28/12) usai menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Administrasi dengan tema "Tren Perkembangan Ilmu Administrasi Publik" di auditorium Sutan Balia Fisip Unri. Hadir juga sebagai pembicara, dosen Fisip Unri Dr Tuti Khairani Harahap SSos MSi. Seminar ini ditaja Fisip Unri bersama penerbit Erlangga Cabang Pekanbaru.

Menurut Wirman, mengelola negara yang notabene tidak sama dengan sektor privat. Dalam sektor privat atau swasta, perusahaan bisa menerima pegawai dengan menyeleksinya dari yang terbaik. Tapi untuk sektor publik tidak demikian. Menurutnya masih banyak anak bangsa yang perlu diakomodir. Untuk daerah dan suku-suku tertentu menurutnya banyak yang belum memiliki kualitas sumber daya manusia (SDM) yang memadai, dan kemampuan yang setara dengan anak bangsa yang lain. Misalnya orang Indonesia timur, atau masyarakat adat yang masuk dalam Komunitas Adat Terpencil (KAT).

"Jika kepada mereka diberlakukan CAT dalam rekrutmen pegawai, maka mereka tak akan pernah menjadi PNS. Mereka akan terus dalam keadaan semula dan ini kurang memenuhi unsur demokratis dan keadilan sosial,’’ ujar Wirman.

Menurutnya saat ini ada paradigma new public service (NPS). Paradigma ini seharusnya mulai dianut oleh negara, termasuk dalam perekrutan CPNS. Salah satu nilai penting dalam NPS itu adalah nilai demokratis dan berkeadilan sosial, tidak semata produktifitas SDM CPNS yang bersangkutan.

"Ke depan pemerintah harus memperhatikan ini. Misalnya untuk bidang tertentu, suku-suku tertentu tak harus mengikuti tes CPNS yang ketat itu,’’ ujarnya.

Dia berharap ke depan nanti, sistem NPS ini dapat diterapkan di pemerintahan. Bahkan tak hanya pemerintahan, menurutnya sektor swasta juga harus menerapkan konsep ini.

Selama ini, ujarnya, sektor swasta sama sekali tak menerapkan sistem yang demokratis dan berkeadilan sosial. Contohnya adalah sistem outsourcing atau sistem kerja kontrak yang sama sekali tak demokratis dan berkeadilan sosial.

Seminar yang ditaja Fisip bekerja sama dengan Penerbit Erlangga ini sudah berlangsung beberapa kali.

Menurut Manajer Erlangga Pekanbaru, Bangun didampingi Zulfikar, pada 16 November 2013 lalu juga sudah diadakan seminar dengan tema "Melalui Pengelolaan SDM yang Berkualitas Fisip Unri Turut Serta Mewujurkan Generasi Emas Indonesia Tahun 2045". Seminar ini diisi oleh guru besar Universitas Maranata Bandung Prof Dr Wilson Bangun MSi.

Pada 7 Desember lalu, Erlangga bersama Fisip Unri juga menggelar seminar dengan tema "Local Wisdom dalam Pertumbuhan Administrasi Pemerintahan Desa". Pembicara dalam seminar ini dalah Sekretaris Asosiasi Ilmu Administrasi Negara, dr Hanif Nurcholis MSi. (ak27)

Pengumuman CPNS Tanpa Skor Dapat Diprotes

JAKARTA [ArtikelKeren] NEWS - Sejumlah instansi pusat maupun daerah sudah mulai mengumumkan hasil kelulusan ujian CPNS 2013. Di sejumlah titik, muncul persoalan karena pengumuman kelulusan hanya mencantumkan nama tanpa skor. Kondisi ini bisa memunculkan dugaan kongkalikong di instansi setempat.

Setelah hasil pemindaian ujian diumumkan ke publik oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), ternyata hanya menampilkan skor peserta. Data yang ditampilkan itu hanya menyebutkan, pelamar A dinyatakan melampaui atau tidak melampaui nilai ambang batas (passing grade).

Persoalan bakal muncul jika jumlah pelamar yang berhasil melampaui nilai ambang batas itu lebih banyak dari kuota atau formasi yang tersedia. Misalnya untuk formasi tenaga perawat di pemkab A hanya tersedia 30 kursi. Sedangkan pelamar tenaga perawat yang berhasil melampaui nilai ambang batas berjumlah 100 orang. Maka otomatis aka nada 70 pelamar dengan nilai bagus yang tidak lulus ujian.

Untuk menentukan pelamar yang lulus ujian, maka dipakai skema pemeringkatan (ranking). Jadi seluruh pelamar untuk bidang pekerjaan tertentu yang melampaui nilai ambang batas, dirangking dari nilai terbagus ke terendah. Setelah itu diambil sesuai dengan kuota atau formasi yang tersedia.

Supaya tidak menimbulkan dugaan kecurangan, panitia seleksi CPNS di masing-masing instansi supaya menyampaikan hasil pemeringkatan itu komplit bersama skornya. "Memang benar ada instansi yang hanya menampilkan nama saja, tanpa ada skor," ujar Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kemen PAN-RB Setiawan Wangsaatmaja, Sabtu (28/12). Bagi pelamar yang mendapatkan nilai di atas passing grade tetapi tidak lulus pemeringkatan akhir, berhak untuk menanyakan komposisi nilai secara komplit.

Setiawan menegaskan pelamar berhak mengetahui skor pemeringkatan mulai dari yang tertinggi hingga terendah. Dengan keterbukaan informasi itu, maka tudingan ada main mata atau ’’otak-atik’’ nama-nama yang lulus CPNS bisa dipatahkan.

"Tetapi perlu diketahui ya, ada juga instansi yang mengumumkan hasil pemeringkatan itu komplit dengan skornya," ujar dia. Setiawan menegaskan bahwa Kemen PAN-RB tidak begitu saja melepas pengumuman kelulusan kepada instansi pusat atau daerah.

Dia mengatakan Kemen PAN-RB tetap mengawas dan bisa melakukan cross check keputusan kelulusan CPNS oleh instansi. Jika ada kandidat yang seharusnya lolos CPNS setelah pemeringkatan akhir tetapi dinyatakan gugur, Setiawan mengatakan akan dijatuhi sanksi sesuai dengan aturan perundang-undangan.

Kasus otak-atik peserta yang lulus ujian ini pernah mengegerkan Kabupaten Badung, Bali. Sejumlah aparat Pemkab Badung diusut secara pidana karena terbukti mengotak-atik hasil pengumuman CPNS tahun lalu. Informasinya ada kandidat yang aslinya lolos tetapi diganti nama lainnya yang nilainya jeblok. Selain diproses hukum, penetapan CPNS Badung juga dianulir karena direkayasa. (ak27)

DATA BARU HASIL SELEKSI CPNS 2013

JAKARTA [ArtikelKeren] NEWS - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) kembali memperbarui data hasil seleksi Calon pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2013.

Setelah pengumuman yang dirilis 24 Desember 2013 sebanyak 561.330 peserta ujian, hari Minggu ini (29/12/2013), KeMenPAN-RB kembali menambahkan jumlah data yang bisa diakses secara online. Dan bagi pengguna jejaringan sosial seperti Facebook . Jika pada 24 Desember 2013 yang diumumkan adalah hasil Tes Kompetensi Dasar (TKD) CPNS yang menggunakan lembar jawaban komputer (LKJ), maka hari ini yang diumumkan adalah hasil TKD CPNS dari pelamar umum yang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Menurut data KemenPAN-RB, terdapat 73 kementerian/lembaga/pemerintah daerah (pemda) yang melaksanakan seleksi CPNS dengan menggunakan sistem CAT.

Adapun jumlah peserta yang mengikuti tes kemampuan dasar dengan menggunakan sistem CAT ini sebanyak 261.859 orang, terdiri dari 150 ribu peserta dari pusat, 78 ribu peserta dari provinsi, dan 25 ribu peserta dari kabupaten/kota.

Namun data yang diumumkan hari ini baru dari 31 Kementerian/lembaga/pemda, sisanya akan diumumkan menyusul.

Pengumuman hari ini hanya mengumumkan nilai hasil TKD peserta yang bersangkutan memenuhi passing grade atau tidak, tanpa melakukan pemeringkatan.

Jika hasil yang didapat memenuhi passing grade, maka masuk tidaknya si CPNS menjadi PNS masih ditentukan oleh masing-masing K/L dan Pemda yang menyelenggarakan rekuitmen.

Data yang tertera ketika memasukkan nomor peserta adalah:

1. Kode Peserta

Ini adalah nomor peserta ujian CPNS

2. Nama

Nama peserta yang ikut tes

3. Skor TKP
4. Skor TIU
5. Skor TWK

6. Skor Total

Total keseluruhan skor yang merupakan penjumlahan dari Skor TKP + Skor TIU + Skor TWK

7. Keterangan

Ada dua keterangan yang akan muncul
:

  • MP atau Memenuhi Passing Grade
  • TMP atau Tidak Memenuhi Passing Grade
Jika dinyatakan MP, penentu kelulusan tetap di tangan instansi masing-masing berdasarkan kebutuhan instansi terkait.

8. Kode Instansi
Ini adalah kode kementerian atau lembaga yang dituju saat ujian. (ak27)


http://artikelkeren27.blogspot.com/2014/01/hasil-seleksi-cpns-kota-pekanbaru-2013.html

http://artikelkeren27.blogspot.com/2013/12/pengumuman-kelulusan-cpns-kementerian.html


http://artikelkeren27.blogspot.com/2013/12/pengumuman-daftar-nilai-tkd-dan-tkb.html



http://artikelkeren27.blogspot.com/2013/12/pengumuman-daftar-nilai-tkd-dan-tkb.html



http://artikelkeren27.blogspot.com/2013/12/hasil-seleksi-cpns-kabupaten-indragiri.html


http://artikelkeren27.blogspot.com/2013/12/hasil-seleksi-cpns-kabupaten-kuantan.html
http://artikelkeren27.blogspot.com/2013/12/hasil-seleksi-cpns-kabupaten-siak-2013.html










PETUNJUK PENGGUNAAN